Minggu, 29 Januari 2012

CARA MENGINSTALL WINDOWS dengan MENGGUNAKAN WinToFlash



Berikut langkah menginstal windows dengan menggunakan WinToFlash
Yang dibutuhkan:
- flashdisk ( min, 1GB)
- sebuah komputer dengan cd/dvd room untuk membuat flashdisk yang bootable
- komputer tampa cd room ( komputer yang mau di install windowsnya )
1. download WinToFlash http://wintoflash.com/download/en/
2. Extract file yang sudah didownload, lalu carifile WinToFlash.exe

3.  klik windows setup transfer wizard
4.

selanjutnya kita ada ke menu wizard mode, lalu tekan next.
5.

pada langkah ini pilih drive (cd rom ) dimana cw installer windows berada
sedangkan untuk usb drive , pilih drive dari flashdisk kamu.
6.  Setelah memilih ke 2 driver diatas, selanjutnya klik NEXT
7. selanjutnya kita akan melihat menu popup ?I Accepted the terms of the license agreement? tekan saja CONTINUE
8. selanjutnya kita akan diminta untuk memformat flashdisk kamu
pesanya sebagai berikut :
Warning! Formatting will erase ALL DATA on target disk. To format press OK, to quit press Cancel
9. setelah kita klik  OK flashdisk akan di format dan selanjutnya proses transfer file installer windows ke flashdisk akan berjalan
10. Selanjutnya tunggu sampai FINISH , setelah   selesai kamu sudah mempunyai sebuah flashdisk bootable dan siap untuk   menginstal di setiap komputer atau laptop tanpa cd-rom
Berikut step ketika akan menginstall dengan menggunakan flashdisk bootable ini
1. masukan flashdisk di komputer yang akan di install
2. booting komputer tersebut dari flashdisk
kalau kamu belum tau bagaimana cara boot dari flashdisk, ketika kamu   menyalakan komputer /notebook pertama sekali tekan F2 lalu masuk ke  menu  bios.
cari menu boot , lalu pilihflashdisk sebagai boot utama. lalu  tekan F10 untuk  Save and Exit
setelah itu restart pc / notebook kamu,
sekarang kamu sudah boot dari flashdisk dan pilih
1st, text mode setup (Boot from flash again after finished)
setelah restart pertama pilih
2nd, GUI mode setup, continue setup + 1st start of Windows

selanjutnya proses install dapat dimulai.

CARA MENGHAPUS VIRUS COPY OF SHORTCUT


Cara Menghapus Virus Copy of Shortcut + Recycler

ni virus awalnya bikin jengkel, begitu flashdisk di colok, trus buka flashdisk di windows explorer, virus langsung masuk komputer tanpa jejak yang mencurigakan. Untung Kompi gw pake Deep Freeze, begitu restart ilang deh tu virus. Cuman virus di Flashdisk tetep aja hidup. Berbagai cara udah saya lakukan mulai dari :
- Autorun sudah dinon-aktifkan
- Menonaktifkan sistem Restore
- Pake Smadav terbaru
- Pake Firewall Flashdisk
- Pake CleanVir (buatan sendiri, pake DOS)
- Anti Virus lain gak saya coba, bikin lelet kompi.
Semua cara di atas pada gak mempan.


Langkah-langkahnya :
1. Pasikan komputer terbebas dari segala macam virus, pastinya termasuk "Virus Copy of Shortcut + Recycler" tidak menjangkit. Kalau komputer sudah terinveksi, disaranin instal ulang aja deh (weeeee wee). Kok instal ulang??? karena bagi saya membersihkan virus tu sama lamanya bahkan lebih lama dari menginstal ulang (lihat 10 Menit Install Windows XP). Belum lagi mengembalikan registry, mengembalikan setting windows yang dirubah virus, dsb. Instal Anti Virus, setelah konputer terinveksi virus??? emang bisa??? emang komputer gak lelet??? Makanya q sarani aja Instal ulang tu windows, trus kasi DeepFreeze. Eit... blum selese, kan intinya membersihkan virus yang ada di FlasDisk.

2. Instal software software bikinan anak bangsa lho, ciptaan kang Ahlul pernah nongol di Life Style MetroTV (asli lho bukan plagiat kayak anak SMP yang baru2 ini. heee....)

3. Nah setelah terinstal, silahkan deh flasdisknya di colokin ke komputer, akan terlihat "PEMBLOKIRAN EKSEKUSI FILE" virus yang akan berjalan secara otomatis, tapi jangan diclose dulu "PEMBLOKIRAN EKSEKUSI FILE" (diminimize aja), biarkan begitu saja untuk sementara. Nah langkah pertama berhasil, agar virus tidak masuk ke komputer.

4. Langkah berikutnya membersihkan file virusnya yang di Flashdisk. Trus copy kan file tersebut ke Flashdisk. Kemudian jalankan file tersebut, Ikutin petunjuknya (klo kurang jelas silahkan tanya di komentar).
(INGAT copy kan file CleanVir ini ke FlashDisk, setelah tampil "PEMBLOKIRAN EKSEKUSI FILE" dari software Dubalang)


5. Nah File autorunnya sudah terhapus. Sekarang close "PEMBLOKIRAN EKSEKUSI FILE"

6. Nah langkah terakhir, jalankan sekali lagi file CleanVir, untuk membersihkan file virusnya, biasanya file virus ini terletak di folder recycle.



Cara Menghapus Virus Copy of Shortcut (Season II)


ingat sebelum melakukan langkah ini, pastikan komputer terbebas dari segala macam virus. Percuma membersihkan virus di Flasdisk menggunakan kompi yang sudah terjangkit virus, tu virus balik lagi dan balik lagi kan???

Langsung caranya :

1. Restart Komputer (Sebaiknya menggunakan Deep Freeze)

2. Copykan File CleanVir ke desktop (terserah bagaimana caranya mo dari flashdisk boleh pokoknya flashdisk bebas dari virus).3. Nah ini yang penting. Siapkan flshdisk yang sudah terjangkit virus "Copy of Shortcut" atau virus Ramnit. Eittt tunggu dulu, jangan di colokin dulu tu flashdisk.

4. Sebelum mencolokkan (bahasa yg enakan ap ya???) flashdisk ke kompi pastikan :
- Nonaktifkan AutoRun (caranya cari d google deh)
- Jangan buka program apapun (Windows Explorer, Anti virus, atau apapun)
- Jangan melakukan klik kanan sampai selesai proses penghapusan virus ini selesai (karena ni virus bisa aktif hanya dengan klik kanan).

5. Ok. klo sudah paham yang saya maksud, boleh deh colokin tu flashdisk yang sudah terjangkit Virus Copy of Shortcut / Ramnit. (INGAT YA JANGAN BUKA PROGRAM APAPUN ATAU KLIK KANAN SELAMA FLASDISK DI COLOK)

6. Buka file CleanVir yang di desktop tadi.
- Pilih 1 --> Enter






















- Pilih drive dimana letak flashdisk -->
Eittt jangan buka Windows Explorer, harus hafal dimana letak drive Flashdisk di komputer, klo blum tau letaknya, cabut langsung tu Flasdisk tanpa di Eject atau tanpa Safety Remove. Kemudian lihat di drive mana flashdisk biasa di colok. (Hufff... ribet ngejelasinnya, yang penting taulah maksud saya)






















- Klo ada pilihan Y/N pilih aja Y (tunggu aja sampai proses selesai)
- Klo blum yakin virusnya sudah hilang atau belum..... ulangi lagi dari No. 5


CARA INI BISA DILAKUKAN KALAU SUDAH TAU BAHWA DI FLASHDISK TELAH TERJANGKIT VIRUS RAMNIT / COPY OF SHORTCUT. Kalau belum tau tu flashdisk dah terjangkit atau belum???, gunakan aja cara saya yang PERTAMA "Cara Menghapus Virus Copy of Shortcut + Recycler"


Rabu, 18 Januari 2012

Merakit Notebook dan LCD Projector

Merakit Notebook dan LCD Projector

SMKN 2 Pontianak merakit notebook dan LCD projector
Merakit notebook dan LCD projector
Sukses merakit lebih 100 unit notebook pada 2010, Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 2 Pontianak berhasil menyelesaikan 245 unit LCD projector selama 2011. Prestasi gemilang para siswa SMK teknologi tertua di Kalbar itu didukung kerja sama PT Inteks dan PT Zyrex.
“Pertama kita dibantu oleh PT Inteks untuk dilatih dan merakit 100 unit notebook, ternyata hanya makan waktu sebulan saja kita berhasil menyelesaikannya. Kita diberi nama SMK Advan dan Esemka,” tutur Syahri ST, guru perakitan dan kepala bengkel broadcasting SMKN 2 Pontianak kepada Equator, Sabtu (7/1).
Keterampilan siswa SMK kemudian menarik PT Zyrex untuk merakit produknya, LCD Projector. Hasilnya, sama saja dengan pabrik-pabrik perusahaannya yang ada di Jawa. Maka namanya pun menjadi SMK Zyrex.
“Teknisi PT Zyrex yang datang langsung ke sekolah. Mereka memberikan pelatihan kepada guru perakitan selama seminggu. Kemudian guru yang menstransfer ke para siswa,” jelas Syahri.
Keterampilan siswa merakit alat elektronik itu tak ubahnya sebagai karyawan pabrik. Tidak butuh waktu lama bagi setiap siswa menyelesaikan satu unit LCD projector. Sabtu lalu, mereka sedang menyelesaikan pesanan SMK di Ketapang.
“Siswa yang sudah mahir hanya butuh waktu 30 menit saja untuk merakit sebuah notebook. Sementara untuk LCD projector bervariasi antara 15 sampai 30 menit. Setelah selesai proses perakitan langsung dikemas dalam kotaknya, dan barang siap dipasarkan,” papar Syahri.
Kiki Mariana, siswa jurusan broadcasting kelas dua hanya butuh waktu 15 menit untuk menyelesaikan satu LCD projector. “Tidak terlalu sulit sih merakitnya. Karena sudah dilatih setiap hari. Yang dibutuhkan hanya ketelitian,” katanya.
Tak berbeda dengan Tri Anggraini yang mengaku kendalanya banyak kurang pas dan salah pasang. “Kalau sudah terbiasa gampang,” ungkap siswi yang punya cita-cita sebagai fotografer ini.
Untuk LCD Projector dijual Rp 3,3 juta per unit. Ternyata kualitasnya sama saja dengan buatan Cina atau Taiwan lantaran komponennya juga bermutu baik. Selama 2011 hingga awal tahun ini 246 unit LCD yang dirakit oleh SMKN 2 Pontianak ini dibagikan untuk seluruh SMK yang ada di Kalbar.

Business centre

Notebook rakitan SMKN 2 dipasarkan melalui unit business center sekolah. Sebuah notebook dijual seharga Rp 2,5 juta untuk merek Esemka karena spec-nya lebih tinggi dari merek SMK Advan yang kini dihargai Rp 2,3 juta saja.
Notebook menggunakan dua macam processor. Pertama, Intel Atom 1,6 GHz dual core dengan chipset Intel 945 GME, WXGA LED Display 10,2, RAM 1GB DDR2, HDD SATA 250 GB, integrated HD audio, Wi-Fi ready, Super Webcam, card reader 4 in 1, battery 4.400 mAh (3 jam).
“Dulunya pada permulaan dihargai Rp 3,5 juta. Tapi kan pasaran notebook dan barang-barang sejenis cepat berubah, maka kita turunkan jadi Rp 2,5 juta di pasaran,” ungkap Syahrie.
 Produk yang pertama dirakit bernama Advan SMK, menggunakan Intel Atom 270, 1,6 GHz, dual core, chipset Intel 945 GME, WXGA LED display 10,2, RAM 1GB DDR2, HDD SATA 160 GB, integrated HD audio, Wi-Fi ready, super webcam, card reader 4 in 1, battery 4.400 mAh (3 jam), harganya Rp 2.300.000.
“Memang semua ide ini berasal dari pusat. Sasarannya, menciptakan lulusan SMK yang memiliki keterampilan. Bisa memasarkan melalui pendidikan kewirausahaan. Nah, setelah diajarkan merakit, kemudian memasarkannya melalui bussiness center yang ada,” tutur Syahri.
Menurutnya, Business Centre SMKN 2 dibentuk akhir 2009. Produknya terdiri dari vanbook, personal computer (PC), dan LCD projector. Unit yang dikelola oleh guru dengan melibatkan siswa, mengajarkan bagaimana mengembangkan kewirausahaan.
“Saat pertama menawarkan produk hasil rakitan SMK, sedikit kesulitan. Karena kita harus meyakinkan para pengunjung dan konsumen terlebih dahulu. Yang paling penting bagaimana kita membuat mereka tertarik. Apalagi ini hasil anak bangsa sehingga pengen tahu kayak apa sih,” ungkap Sri Kaswani, siswi Jurusan Broadcasting kelas tiga yang pernah memasarkan produk saat pameran.
Kepala Sekolah SMKN 2 Drs Zamzinur menginginkan sekolahnya menghasilkan lulusan yang siap kerja. Lulusan yang siap pakai di pasar kerja. Sehingga mereka bisa mandiri dan bisa buka usaha sendiri dengan keahlian dan bidangnya masing-masing.
“SMKN 2 Pontianak ini bertujuan mencetak generasi muda yang siap kerja di bidangnya secara profesional. Dengan mengakomodasi kebutuhan pasar dan perkembangan sekarang,” tutur Zamzinur.
Ada tujuh jurusan di SMK ini, yaitu teknik audio video, broadcasting, teknik elektronika industri, teknik pemanfaatan tenaga listrik, mekanik otomotif, dan teknik body otomotif,” jelasnya.
Visi SMKN 2 menciptakan SDM yang unggul dan berakhlak mulia, mampu mandiri, dan bisa merebut pasar kerja di era globalisasi. Menerapkan manajemen multi ISO 9001:2008.
“Di Kalbar ini baru dua sekolah yang dapat sertifikat ISO yaitu SMKN 2 Pontianak dan SMKN 3 Pontianak. Jadi sekolah kita sudah mendapat pengakuan standar mutunya,” tegas Zamzinur.
Zamzinur berharap, ke depan pemerintah harus lebih memerhatikan kemajuan SMK yang punya kemampuan menghasilkan berbagai produk. Hanya yang menjadi kendala bahan baku dan modal.
Diungkap Syahrie, oleh Diknas pernah ditawarkan untuk merakit sepeda motor sebagaimana SKM Surakarta berhasil merakit mobil yang jadi mobil dinas Walikota Solo itu. “Tapi kami kesulitan dana, bukan tidak mampu dalam keterampilan,” kata alumnus Fakultas Teknik Untan ini.
Sayangnya, sukses dengan notebook itu harus dihentikan karena tak ada instansi yang bisa membantu pemasarannya. Padahal harganya murah meriah, cuma Rp 2,5 juta saja dengan spec lumayan. Soalnya, keberhasilan ini bukan proyek besar sebagaimana Esemka Solo merakit mobil.
“Proses perakitan barang elektronik ini dalam rangka memberikan keterampilan kepada siswa. Jadi apa yang diajarkan langsung dipraktikkan oleh mereka,” ungkap guru perakitan SMKN 2 Syahri ST kepada Equator, Sabtu (7/1).
Walikota Sutarmidji pun pernah menawarkan counter pameran dan penjualan di salah satu sudut Mall Matahari. Namun berbagai kendala belum bisa diatasi, bagaimana mengelola counter karena siswa harus sekolah

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Bluehost